Adendum Pada Proyek Kontraktor

Adendum Proyek Kontraktor

Adendum merupakan sebuah istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang dimana adanya penambahan yang dilakukan dari kontrak yang ada. Kontrak yang ada mengikat para pihak yang terlibat dikontrak tersebut dalam klausala yang disepakati. Sehingga pihak terlibat berpegang pada klausala tersebut.

Sehingga jika ada penambahan pasal atau pekerjaan dalam kontrak itu dikatakan adendum. Klausala yang mengatur tentang adendum kontrak biasanya dicantumkan pada bagian akhir dari sebuah perjanjian pokok.

Walaupun dalam klausalanya kita tidak mencantumkan soal addendum, namun dalam berjalannya bisa saja adendum dilakukan. Dimana hal ini dapat dilakukan selama pihak yang terlibat memiliki kesepakatan dan tetap sesuai dengan aturannya. Dalam Proyek Kontraktor untuk persoalan Adendum bisa saja terjadi.

Contohnya ada penambahan pekerjaan atau penambahan bahan baku dari Rancangan Anggaran Biaya ( RAB ) yang sudah di sepakati. Ketika adanya penambahan dalam Rancangan Anggaran Biaya, tentunya akan berpengaruh pada nilai tagihan yang nantinya akan di tagih ke customer. Bagaimana perhitungan tagihan dengan adanya Adendum? Berikut cara perhitungannya ;

Dalam Sebuah Proyek Kontraktor yang telah disepakati untuk Rancangan anggaran Biayanya senilai berikut;

Setelah buat tagihan atas rancanga anggaran biaya yang disepakati, pada tagihan ke dua, ada penambahan pekerjaan perbaikan tukang senilai Rp. 290.000,- atas pekerjaan tersebut. Sehingga rincian Rancangan anggaran biaya setelah adendum senilai berikut ;

Bill tagihan ke dua sebesar 30 %  dengan progress 60 % , maka perhitungan nilai piutangnya di tagihan sebelum ke jurnal sebagai berikut;

AR + addendum  sebelum PPn = ( % Bill x Grand Total RAB) + ( % addendum x nilai addendum)

                                = (30 % x 12.261.230) + ( 50 % x 290.000)

                                = 3.678.369 + 145.000

                                = 3.823.369

#NB: presentasi % addendum 50 % dihitung dari % bill yang akan dibayarkan dan % bill sebelumnya yang sudah dibayarkan.

HPP Proyek        = ( % Progres – % Progres sebelumnya ) x Sub Total

  = ( 60 % – 30 % ) x 12.551.230                                

= 3.765.369

Close Menu