5 Hal Penting untuk Membuat Pembukuan

Usaha yang bagus pastinya harus diiringi dgn pembukuan keuangan yg memadai supaya pemasukan dan pengeluaran bisnis bisa dimonitor secara tepat. Selain itu, pembukuan yang tepat juga akan berguna dalam membantu pertanggungjawaban bisnis dan mengambil keputusan.

Dengan begitu, Akuntansi yg tepat juga merupakan hal yang sangat penting dalam memulai menjalankan usaha baru supaya Anda dapat lebih menjamin keberlangsungan usaha barumu. Bagaimana cara membuat laporan keuangan yg tepat agar berguna untuk bisnismu? Simak hal-hal yang butuh Anda perhatikan untuk membuat akutansi yang benar sebagai berikut!

1. Penggunaan dan penyampaian bahasa

Selain utk pemakaian internal / pribadi, akutansi juga dapat ditujukan utk pihak eksternal, sprt petugas pajak, maupun kreditur, investor. Dengan begitu, pemakaian bahasa yang dipakai pun harus bisa menjamin bahwa informasi yg tertuang dalam akuntansi akan tersampaikan secara tepat kepada pihak-pihak yang akan membacanya.

Oleh sebab itu, pastikan Anda memakai terminologi pembukuan yang sesuai dgn fungsi dan maknanya masing-masing secara tepat. Pastikan juga Anda mengikutsertakan komponen-komponen yg diperlukan secara lengkap. Jika Anda mempunyai investor asing, pastikan juga Anda memakai bahasa yang bisa dimengerti oleh masing-masing pihak.

2. Mata uang yang dipakai

Dalam membuat Akutansi, pastikan Anda memakai mata uang yang dipakai perusahaanmu dalam menjalankan usaha agar laporan yang Anda bikin relevan dgn kegiatan keuangan yg dikerjakan dan menggambarkan kondisi sebenarnya.

Namun, bila bidang usahamu melibatkan pemakaian berbagai macam mata uang dalam setiap transaksinya, sprt dalam bidang ekspor-impor, ada bagusnya Anda memakai mata uang fungsional yang dipakai oleh banyak kalangan.

3. Update transaksi

Perbaharui data transaksi adalah salah satu hal paling penting yg harus selalu Anda kerjakan dalam akuntansi. Hal tsb dikarenakan transaksi keluar masuknya uang perusahaan adalah salah satu bagian utama dari akutansi perusahaan.

Pastikan Anda selalu menyimpanseperti nota, bukti transaksi, kuitansi, invoice, dan tidak lupa mencatat tanggal transaksi terkait supaya transaksi tsb bisa dianggap sah. Hal ini harus dikerjakan dgn saksama karena kelalaian dalam pencatatan detail transaksi bisa berdampak fatal terhadap hasil akhir akutansi.

4. Klasifikasi pengeluaran

Hal penting lain yg butuh Anda perhatikan dalam membuat akutansi adalah membedakan transaksi keuangan perusahaan dan transaksi keuangan pribadi. Mencampur keuangan perusahaan dan pribadi merupakan kesalahan yg bisa berdampak kerugian fatal karena akuntansi tidak akan menggambarkan keadaan keuangan perusahaan yang sesungguhnya.

Dengan begitu, pertanggungjawabannya dan pengambilan keputusan usaha pun bisa tidak relevan dan menjadi kabur  dgn kebutuhan perusahaan yg sesungguhnya.

5. Informasi  

Akutansi yang bagus mencakup perbandingan dgn catatan keuangan pada tahun-tahun ataupun periode-periode sebelumnya. Hal ini ditujukan supaya Anda bisa melihat perubahan dari kecenderungan transaksi keuangan perusahaan.

Dgn mengetahui perubahan kecenderungan tsb, Anda bisa menganalisa perubahan yang terjadi dalam usahamu beserta dgn keperluan usaha yang disebabkannya. Dengan begitu, Anda bisa memutuskan kebijakan usaha yg sesuai dgn keperluan perusahaan tsb.

Close Menu