Penginputan Pajak PPN Pada Accurate Dekstop

Perlu diketahui bahwasanya pada program Accurate Dekstop terdapat fitur Efaktur yang dapat membantu Anda memudahkan pelaporan penginputan pajak PPN.

Jadi selain Anda bisa mengontrol pembukuan, Anda juga terbantu untuk informasi nilai pajak yang harus Anda bayarkan kepada pemerintah.

Untuk pencatatan ke efaktur ini, Anda harus menggunakan modul penjualan dan pembelian yang ada di dalam program accurate 5. Karena penggunaan modul tersebut, Anda harus menggunakan juga modul barang dan jasa dengan minimal tipe barangnya non persediaan.

Nah jika Anda ingin menggunakan Accurate Dekstop hanya untuk mengetahui pembukuan dan nilai pajak yang harusnya Anda bayarkan, maka Anda hanya cukup menginput jurnalnya dari modul Accurate yaitu Bukti Jurnal Umum.

Dan untuk jurnal PPN nya sendiri, Anda harus terlebih dahulu memasuki kode pajak. Yah walaupun kode pajak ini nantinya tidak akan terpakai. Namun tetap harus dibuat guna mengunci akun yang menjadi akun penampung PPN Masukan ataupun PPN Keluaran. Sehingga laporan “Rekonsiliasi PPN kurang/lebih bayar” tetap bisa menginformasikan ke Anda nilai yang harus dibayarkan.

Adapun penginputan kode pajak bisa Anda input dari Daftar | Daftar Lain | Kode Pajak. Anda klik tombol “Baru” dan akan muncul seperti pada gambar berikut ini :¬†

Akun pajak penjualan Anda pilih dari daftar akun yang dimana tipe akunnya “Hutang Lancar Lainnya”. Sedangkan untuk akun pajak pembeliannya Anda pilih dari daftar akun yang tipe akunnya : “Aktiva Lancar Lainnya”.

Setiap akhir bulan, Anda bisa melihat nilai PPN yang harus Anda bayarkan dari modul : Laporan | Daftar Laporan | Laporan Pajak (Indonesia) | Rekonsiliasi PPN Kurang/Lebih Bayar. Setelah itu nilainya Anda jurnalkan melalui modul : Buku Besar | Bukti jurnal umum. Pada umumnya perusahaan, nilai nya akan muncul sebagai Kurang Bayar. Sehingga Anda harus mempersiapkan akun : “PPN Kurang Bayar” sebagai tipe akunnya yaitu : “Hutang Lancar Lainnya”.

Laporan Rekonsiliasi PPN Kurang/Lebih Bayar ini juga berkaitan dengan  modul efaktur. Jadi jika ada perbedaan antara laporan rekonsiliasi tersebut dengan nilai yang ada di efaktur, maka Anda harus mengecek satu persatu transaksinya.

 

Close Menu