Syarat, Sifat, dan Proses Rekonsiliasi Bilyet Giro

Bilyet giro atau yang sering dikenal dgn Bilyet Giro adalah mekanisme pembayaran (pencairan uang) yang berlaku pada rekening giro. Bilyet adalah surat perintah kepada bank penyimpan dana, guna memindahkan dana dlm jumlah tertentu ke rek lain yang tertulis dalam dokumen BG.

Syarat Formal Bilyet Giro

Bank Indonesia (BI) menetapkan syarat dan standar formal pemakaian bilyet giro sbg transaksi perbankan dan alat pembayaran terkait dgn rekening giro. Standar ini berfungsi utk melindungi user sekaligus menghindari transaksi yg menjadi bagian dari pencucian uang. Berikut adalah standar formal BG:

  1. Nama dan nomor unik yang diOA pakai BG.
  2. Nama bank atau pihak tertarik.
  3. Adanya instruksi yang jelas untuk pemindahbukuan dana atau uang dari rekening penarik.
  4. Nama dan rincian nomor rek pemegang BG.
  5. Bank Tujuan.
  6. Jumlah dana atau Nominal yg digpindahbukukan.
  7. Tempat penarikan dan Tanggal .
  8. tandatangan dan Stempel sesuai dgn  persyaratan pembukaan dan rekening kesepakatan.

Sifat Bilyet Giro

  1. Bilyet giro tidak bisa dibayar tunai dan hanya bisa dikerjakan melalui pemindahbukuan.
  2. Pembayaran bisa dilakukan pada saat BG jatuh tempo.
  3. Masa berlaku warkat adalah 70 hari dari tgl pembukaan. Jika tidak dicantumkan tgl pembukaan, maka tgl efektif bisa dijadikan sng dasar perhitungannya.
  4. BG bisa dicancelkan oleh penarik secara sepihak dgn catatan saldo mencukupi. Pada saat jatuh tempo, BG tidak bisa cancelkan apabila saldo tidak cukup  utk menutupi nilai yang tercantum pada BG. Pembatalan BG harus disertai alasan cancel.

Rekonsiliasi Bilyet Giro

Ketika Anda menerima pembayaran dalam bentuk BG dan dana tsb telah dipindahkan ke bank utk disimpan dalam jangka waktu cukup lama, bank memanfaatkan uang ini utk hal yang lainnya. Sebagai imbal balik dari penggunaan uang simpanan giro tsb, bank memberikan jasa giro kepada Anda. Nilai jasa giro ini langsung dimasukan ke saldo Bank yang ada di bank tanpa sepengetahuan Anda. Akibatnya, pemasukan ini sdh tercatat di kas bank tetapi belum ada di kas internal perusahaan. Untuk mencocokannya, pihak perusahaan harus merekonsiliasi di kas perusahaan.

Proses pencocokan rek bank dan kas perusahaan ini sering disebut dgn proses rekonsiliasi bank atau rekonsiliasi keuangan. Proses ini biasanya dikerjakan di akhir periode, di mana seorang akuntan akan mencocokkan saldo pada saldo dan bank yang tercatat pada transaksi  keuangan.

Proses rekonsiliasi biasanya dapat menyita banyak waktu, karena seorang akuntan harus mencocokkan transaksi satu per satu. Namun, dgn memakai Accurate, akuntan tidak perlu repot lagi dan bisa menghemat waktu. Accurate merupakan software akuntansi online yang bisa membantu Anda mengerjakan proses rekonsiliasi dgn cepat dan mudah.

 

Close Menu