Mudahnya Membayar Pajak UMKM dengan Aplikasi Accurate Online

Untuk Anda para pemilik UMKM, tidak lupa kan kalau Anda sekarang juga mempunyai kewajiban untuk membayar pajak untuk hal ini sudah diatur dalam bunyi pasal UU No. 36 tahun 2008 Psl 2 tentang PPh, yg berbunyi bahwa setiap orang pribadi, orang pribadi yang mempunyai warisan belum terbagi, badan dan bentuk usaha, tetap dikenakan PPh.

Nah, bagi Anda yang masih termasuk pengusaha baru shg bingung dlm tata cara membayar Pajak UMKM, mari perhatikan penjabaran berikut ini.

Jenis-jenis Pajak

Sebelum kita membahas jauh bagaimana cara membayar Pajak UMKM, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis pajaknya dulu. Dimana, ketika Anda menlaporkan usaha Anda di Kantor Pelayanan Pajak atau KPP tempat usaha Anda berdiri, tentunya Anda akan menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yg berisikan data Anda sebagai PKP serta jenis-jenis Pajak yang harus disetorkan. Salah satunya adalah PPh Final.

PPh Final adalah nama lain dari PPh Pasal 4 Ayat 2. Dan objek pajaknya terbagi menjadi beberapa macam, sprt untuk jasa konstruksi, sewa bangunan serta pajak atas peredaran bruto (omzet) usaha.

Dan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 46 Tahun 2013, PPh Final untuk Pajak UMKM yaitu pajak atas peredaran bruto (omzet) usaha, yang mempunyai peredaran bruto dibawah 4,8 milyar dalam setahun. Atau lebih dikenal dgn pendapatan dari usaha yg didapat WP.

Adapun persentase tarif yang dikenakan sebelumnya yaitu sebesar 1 % dari omzet usaha. Namun, demi mendorong para pemilik UMKM untuk berkontribusi dlm membayar pajak, saat ini terdapat kebijakan baru yang mana tarif PPh Final diturunkan menjadi 0,5 % dari omzet usaha. Perhitungannya yaitu 0,5 % dikalikan dgn total omzet Anda. Dan itulah jumlah PPh Final yang harus Anda setorkan sebelum tanggal 15 setiap bulannya.

Well, skrg Anda sudah mengerti kan tentang PPh Final dan tarifnya. So, sekarang kita masuk ke tata cara setornya.

Tata Cara Menyetor Pajak UMKM

Cara menyetor pajak, yaitu tentu dengan menyetorkan sejumlah uang ke Kas Negara. Kode billing yg berisikan keterangan pajak yang Anda setorkan beserta nominalnya. Dan pembuatan kode billing dpt Anda kerjakan dgn memakai system EBilling.

E-Billing yaitu cara pembayaran pajak secara online elektronik dgn memakai Kode Billing yang diterbitkan melalui sistem Billing Pajak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa mengakses halaman https://sse3.pajak.go.id , dimana Anda hanya perlu memasukan NPWP dan Pin, kemudian tinggal memilih jenis pajak yang akan Anda setorkan seperti PPh Final.

Jika sudah muncul halaman yang berisikan nominal tsb, Anda bisa memilih opsi ‘Buat Kode Billing lalu mencetaknya. Setelah itu, Anda dapat membawa print out  yang beriskan kode billing ke Bank Mandiri, BCA, BNI atau BRI dan menyerahkan uang sesuai yang tertera pada kode billing.Selesai deh!

Dimana dgn memakai aplikasi tsb, Anda dapat menginput omzet Anda setiap harinya secara rutin. Sehingga otomatis terhitung dgn sendirinya berapa PPh Final yang akan dibayarkan. Jadi, pada akhir periode setiap bulan Anda tak perlu repot menghitung jumlah omzet dan menghitung tarifnya lagi. Melainkan tinggal lakukan pembayaran melalui ATM.

Accurate Online (AOL) merupakan suatu program Akuntansi Komputer yang bisa mempermudah Anda dalam memanajemen keuangan Anda mulai dari penginputan transaksi hingga pelaporan pajak.

Yang mana, Accurate Online sudah bisa menghandle beberapa transaksi pajak berikut: PPh 21 (Karyawan/Vendor),PPh 23 (Purchase/Sales), PPh 23 (Purchase/Sales, PPh 4 ayat 2, PPN, PPh 4 ayat , dan sudah dapat terintegrasi dgn software perpajakan antara lain: e-Faktur, e-PPh 21/26.

 

Close Menu