Cara Menghitung Laba Ditahan dalam Proses Akuntansi

Laba ini akan dikalkulasikan dan dilaporkan sebagai  pemilik ekuitas dalam neraca. Besarnya laba ditahan selalu ditentukan oleh kebijakan dewan komisaris suatu usaha yang tentunya akan berbeda antara kebijakan di suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Manfaat Laba Ditaha

  1. Untuk melunasi utang yang ada.
  2. Sgb cadangan dana utk keperluan investasi perusahaan.
  3. Untuk pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang.

Cara Menghitung Laba Ditahan Perusahaan

1. Kumpulkan data informasi yang diperlukan dari laporan keuangan perusahaan

Setiap perusahaan diwajibkan untuk mengerjakan dokumentasi atas riwayat keuangan perusahaan secara legal. Jika Anda bisa mengerjakannya, biasanya Anda akan lebih mudah menghitung laba ditahan selama periode yang sedang berjalan dgn menggunakan angka- angka dari laporan resmi untuk mengetahui jumlah laba ditahan pada tanggal tertentu, dividen dab laba bersih yang sudah dibayar, dibandingkan jika Anda harus menghitungnya secara manual. Laba ditahan perusahaan sampai dengan periode pencatatan yang terakhir akan dimunculkan dalam neraca, sementara laba bersih perusahaan akan dimunculkan dalam laporan laba rugi untuk periode yang sedang berjalan.

Jika Anda bisa mendapatkan semua data ini, Anda bisa menghitung laba ditahan dengan rumus sbb:

Laba bersih – dividen yang akan dibayarkan = laba ditahan

Selanjutnya, untuk menghitung laba bersih kumulatif, tambahkan angka laba yang baru saja Anda hitung dgn saldo laba ditahan yang sudah ada pada sekarang ini.

2. Jika tidak memiliki data laba bersih, mulailah dgn menghitung laba kotor

Jika Anda tidak dapat mengakses nilai laba bersih secara akurat, Anda dapat menghitung laba bersih dari sebuah bisnis dgn menghitung secara manual melalui sebuah proses yang sedikit lebih panjang. Mulailah dgn menghitung laba kotor perusahaan. Laba kotor adalah sebuah angka yang didapatkan dari laporan laba rugi dan dihitung dgn cara mengurangi uang dari hasil omset dengan HPP.

3. Hitunglah laba operasi

Laba operasi mencerminkan keuntungan perusahaan setelah membayar biaya penjualan dan biaya operasi, sprti upah yang sudah dibayar. Untuk menghitung laba operasi ini, kurangi laba kotor dengan biaya operasi perusahaan (tidak termasuk HPP).

4. Hitunglah laba bersih sebelum pajak

Untuk menghitung laba bersih sebelum pajak, kurangi laba operasi perusahaan dgn bunga, penyusutan, dan amortisasi. Penyustan dan amortisasi yaitu penyusutan dari nilai Aset  selama masa ekonomisnya.

5. Hitunglah laba bersih setelah pajak

Biaya terakhir yang harus kita perhitungkan adalah pajak. Untuk menghitung laba bersih setelah pajak, pertama-tama – tama tarif pajak perusahaan dgn laba bersih sebelum pajak.

Itulah beberapa penjelasan mengenai laba ditahan. Untuk menghitung laba lebih mudah, Anda dapat mulai membuat laporan laba ditahan dgn mamakai software akuntansi. accurate adalah software akuntansi  yang bisa membantu Anda membuat laporan laba rugi secara instan. Dengan Accurate, Anda juga bisa melihat kondisi keuangan perusahaan dengan cepat, mudah, nyaman dan aman.

Close Menu