4 Tips Mengatasi Rasa Malas untuk Menghindari Kegagalan Bisnis

Untuk mengatasi rasa malas dalam menjalankan suatu kegiatan bisnis, tentu anda pernah merasakan malas dan tidak bersemangat. Rasa malas belum tentu hanya dirasakan oleh karyawan. Sebagai pemilik usaha juga pernah merasakan malas. Perasaan ini muncul ketika sudah mulai bosan dengan kegiatan yang itu – itu saja. Hal ini tentu dapat menghambat anda dalam meraih keberhasilan, khusunya dalam usaha.

Timbul rasa malas pada diri sesorang itu tentu dipengaruhi oleh berbeda faktor. Rasa malas bisa datang ketika di awal semangat yang mengebu – gebu dan mengalami kegagalan di tengah perjalanan. Dalam hal ini, pengusaha lebih memilih gagal menjalankan bisnisnya. Seharusnya kegagalan itu dijadikan pelajaran untuk mengatasinya ke depan jika ada case yang sama.

Buat Tujuan yang Jelas

Sulitnya mengatasi rasa malas bisa jadi karena banyaknya orang yang tidak mengetahui  apa sebenarnya tujujuan yang ingin dicapai. Sebagai contoh seorang pengusaha, tentu anda menjalankan binsin untuk mendapatkan keuntungan. Atau agar orang lain tau produk yang anda jual. Tujuan yang kuat akan menjadikan motivasi untuk anda dalam menjalankan aktivitas bisnins anda.

Kerjakan Tugas Mulai Pagi Hari

Pagi hari adalah waktu yang tepat dalam mendapatkan ide, karena di pagi hari, otak dan badan masih dalam keadaan segar setelah istirahat pada malam hari. Untuk menghndari rasa malas, anda dapat melakukan rutinitas bangun pagi dan jangan tunda pekerjaan ke siang hari. Hal itu malah membuat pekerjaan semakin menumpuk dan membuat malas bekerja.

Miliki Energi Positif

Dengan adanya energi positif, Maka keseharian anda akan terpacu untuk terus maju. Anda tidak berdiam diri bermalas – malasan. Energi positif ini datang dari psikis anda sendiri, jika mental dan cara berfikir tetap positif, maka energi akan meninggkat.Cobalah bergaul dengan teman yang positif, dengan begitu energi anda bakal ikut positif juga.

Berikan Reward and Punishment

Hal terakhir yang dapat anda lakukan yaitu berikanlah reward dan punishment pada diri anda. Hal ini bertujuan agar anda lebih termotivasi lagi untuk mencapai tujuan. Sebagi contoh anda ingin menyelesaikan semua pekerjaan yang sulit di pagi hari. Anda dapat pagi ke kantor. Jika berhasil berilah hadiah, sedangkan jika tidak berilah hukuman. Misalnya hadiah dengan membuat secangkir kopi, jika gagal anda tidak meminum kopi seharian.

 

Close Menu