5 Kebiasaan Penganggaran Bulanan Cerdas Bagi Pemilik Bisnis Kecil

Keberadaan bisnis kecil di indonesia sudah menyerap hampir 68 % lapangan pekerjaan di indonesia. Hal ini membuktikan peran bisnis kecil itu luar biasa dalam kondisi keuangan terbatas. Biasa pebisnis kecil, untuk mengelola pegeluaran secara bijaksana tidaklah mudah. Oleh karena itu, untuk agar bisa menerapkan kecerdasan finansial dengan baik untuk bisnis yang masih belum stabil. Untuk itu pemilik bisnis perlu melakukan penganggaran bulanan yang dapat dimulai dari hal berikut di bawah ini :

Sisihkan Dana Darurat

Pada tahap awal berdirinya perusahaan, tentunya keuntungan perusahaan masih berfluktuasi dan belum stabil. Sehingga diperlukan dana cadangan untuk mengantisipasi kekurangan. Sangat perlu memiliki dana darurat untuk mempertahankan bisnis. Anda dapat membackup dana darurat di saat dibutuhkan dana tidak terduga pada saat penurunan nilai ekonomi. dengan adanya dana cadangan. Setidaknya anda punya penyangga apabila terjadi sesuatu yang buruk menimpa usaha anda.

Untuk itu, biasakan untuk menyisihkan pendapatan anda atau biaya pengeluarannya anda selama 3 s/d 1 tahun di setiap bulannya. jika mungkin, buatlah otomatisasi pemotongan rekening tabungan anda. Sehingga anda tidak menyadari bahwa uang anda sudah disihkan untuk di tabung sebagai dana cadangan. Maka dana tersebut dapat digunakan untuk menambah aliran pendapatan yang fluktuasi. Dan bisa juga digunakan untuk menangkap peluang yang lebih besar.

Tambahkan Potensi Biaya Tidak Terduga Menghabiskannya

Metode ini membatasi anda untuk melakukan pengeluaran berlebih. Setiap pengeluaran ada anggarannya. Sehingga anda dapat bertanggung jawab jika ada pengeluranĀ  berlebih dari anggaran yang sudah anda tetapkan misalkan :

– Rp1.000.000 untuk makanan.

– Rp2.000.000 untuk kebutuhan kantor.

– Rp3.000.000 untuk makan malam customer atau klien.

Memperbarui Catatan dengan Melacak Semua Transaksi

Keuntungan ini cocok untuk bisnis kecil. misalnya anda sudah membeli suatu barang yang terkena pajak. Maka bukti pembayaran tersebut di simpan untuk membantu pebisnis mendapatkan pengurangan pajak. Sehingga jika ingin dapat manfaat seperti ini, anda perlu memiliki bukti fisik dari pengeluaran tersebut.

Secara Proaktif Mengurangi Utang

Untuk memulai usaha pasti butuh biaya banyak sehingga memerlukan dana dari hutang. namun jika anda memiliki hutang yang terlalu banyak tentu itu akan bahaya. balik modal belum tentu. Malah ditambah untuk membayar bunga cicilan. Sebisa mungkin jika ada pemasukan langsung bayar lg. Jangan ditunda – tunda. Biasakan lunasin walaupun suku bunga tertinggi pada hari itu. Jangan menunggu sampai jatuh tempo. Alhasil melunasi hutang dengan bunga tertinggi dan dapatĀ  membebani bisnis jangka panjang.

Utang adalah kenyataan bagi banyak pemilik bisnis kecil, namun memiliki terlalu banyak utang dapat membebani bisnis. Untuk menghindari situasi yang berlarut tersebut, maka usahakan untuk secara proaktif dan konsisten mengurangi jumlah utang perusahaan dengan melakukan pembayaran lebih jika memiliki anggaran yang memungkinkan. Jangan menunggu utang mengalami jatuh tempo. Fokuslah terlebih dulu untuk melunasi utang dengan suku bunga tertinggi yang dapat membebani bisnis Anda dalam jangka panjang.

 

Close Menu