Cara Membuat Jurnal Koreksi yang Harus Anda Pahami

Anda yang berprofesi sebagai akuntan dituntut untuk teliti, Namun pada kasus – kasus tertentu pernah melakukan kesalahan sehingga perlu di buat jurnal koreksi. Kesalahan dapat berupa salah memposting akun, mencatat jumlah dan kesalahan lainnya.

Bila kesalahan tidak begitu berpengaruh ke pengguna laporan terutama pada pihak pengambil keputusan seperti manajemen. Maka tidak begitu perlu dilakukan koreksi. Namun jika sebaliknya maka perlu dilakukan koreksi atas kesalahan tersebut. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas jurnal tersebut.

Apa Itu Jurnal Koreksi?

Sebelum lebih jauh membahas jurnal koreksi, terlebih dahulu saya jelaskan apa itu jurnal koreksi?. Jurnal koreksi tidak lain dari jurnal pembetulan atas kesalahan pencatatan yang dilakukan. Hal ini karena jurnal pembetulan tujuannya untuk membetulkan jurnal yang terlajur dibuat. Baik itu salahnya di angka ataupun salah di akun. Sehingga wajib dilakukan jurnal pembetulan.

Perlu diingat bahwasanya jurnal pembetulan berbeda dengan jurnal penyesuaian. Jurnal penyesuaian dibuat dengan tujuan untuk menyesuaikan jumlah saldo atas suatu akun tertentu sesuai dengan nilai yang sebenarnya. Akun yang biasa disesuaikan itu biasanya akun biaya akrual (merefresh akunĀ  biaya) dan akun biaya deferal yaitu akun biaya yang ditunda

Tipe Kesalahan

untuk Tipe kesalahan terdapat dua jenis, secara garis besar yaitu :

  1. Pertama, Kesalahan yang dilakukan pada periode berjalan. Biasanya kesalahan yang sering terjadi yaitu salah posting akun maupun salah jumlah
  2. Kedua, Kesalahan yang terjadi dilakukan di periode yang berbeda, yang terbawa ke periode yan selanjutnya. Jika kesalahannya sudah berpengaruh besar pada laporan neraca ataupun laba rugi. Jika kesalahan di Neraca perlu dikoreksi. Hal tersebut dikarenakan akun yang ada pada neraca dan laba rugi. Kesalahan mengacu kepada neraca yang perlu dikoreksi. Hal ini berarti semua akun – akun di neraca.

Langkah Membuat Jurnal Pembetulan

Untuk membuat jurnal pembetulan setidaknya ada 3 langkah, caranya sebagai berikut :

a. Membuat jurnal penghapusan

cara pertama jika membuat jurnal koreksi yaitu buatlah dengan membuat jurnal penghapus. cara simple tinggal membalikkan posisi akunya..

b. Membuat jurnal sebenarnya

Langkah selanjutnya dengan membuat jurnal yang sebenarnya dengan membuat jurnal yang sebenarnya.

c. Membuat jurnal koreksi

Jurnal koreksi dibuat berdasarkan penggabungan dari tahap pertama dan kedua diatas. Jadi jurnal pembetulan yaitu dengan ditandingkan sehingga menghasilkan jurnal pembetulan

 

Close Menu