Kesalahan Mengelola Keuangan Entrepreneur Muda

Sebagai seorang enterprenuer Entrepreneur Muda yang biasanya masih tahap belajar pasti pernah melakukan kesalahan. Namun sangat tidak senang jika kesalahan tersebut menyangkut keuangan. Berikut akan dijelaskan 8 kesalahan yang dilakukan oleh pengusaha muda agar dapat dihindari.

Entrepreneur Muda

Melakukan Over Investasi

Agar terkesan profesional, Entrepreneur Muda rela mengeluarkan dana untuk tabungan dan investasi, misalnya menyewa kantor di tempat yang elite, membeli perabot kantor mewah. Hal ini tentu akan menguras dan dana pribadi sebelum sempat membeli barang untuk di jual atau memproduksi barang. Membuat dana cadangan pun berkurang.

Tidak Menggaji Diri Sendiri

Karena sangking semangatnya untuk menjadi Entrepreneur Muda terkadang lupa untuk menyisihkan gaji untuk diri sendiri. Pengusaha muda cenderung menghabiskan segala sumber daya untuk usaha, sehingga tidak mengeluarkan uang sepersen untuk keperluan pribai. Berilah gaji untuk anda sendiri, agar kehidupan pribadi anda tetap sehat tanpa harus menguras keuangna perusahaan anda

Tidak Mempertimbangkan Kemungkinan Terburuk

Para pengusaha muda selalu berfikir bahwa usaha akan lancar dan berkembang terus. Tanpa memikirkan bagaimana jika perusahaan mengalami resiko terburuk yaitu bangkrut. Siapapun pasti pernah gagal. Kemungkinan terburuk itu dapat terjadi. Sudah seharusnya Entrepreneur Muda membuat rencana untuk menghadapi masalah finansial di dalamnya. Setidaknya anda sudah mempersiapkan bisni untuk berkembang dengan resiko yang minimal.

Entrepreneur Muda Mencampur Aset Bisnis & Pribadi

Karena kurangnya modal. terkadadang pengusaha mudal melakukan pinjaman dengan menggunakan aset pribadi. Hal ini tentu hal ini tidak akan baik untuk kesehatan keuangan pribadi anda. Gunakanlah aset perusahaan anda untuk dijadikan jaminan dalam melakukan pinjaman. Sehingga ketika tidak sangung bayar yang tersita bukan aset pribadi anda melainkan aset perusahaan.

Menghabiskan kas perusahaan

Ketika Entrepreneur Muda sedang mengalamai penjualan yang tinggi. Sehingga arus kas meningkat juga. Maka dengan cepat akan menggunakan kas tersebut untuk digunakan ke hal yang tidak begitu penting atau mendesak. Seperti membeli mobil untuk keperluan operasonal dengan merk dan type yang mahal. Sehingga tidak menyisakan cadanga kas. Ketika penjualan lagi menurun atau sepi. Tidak ada menyisakan kas untuk menutupi biaya operasional perusahaan. Hal ini tentu akan mengganggu kesehatan finansial perusahaan anda.

Setelah anda mengetauhi kesalahan dalam pengelolaan keuangan oleh Entrepreneur Muda ada baiknya anda juga menggunakan software akuntansi yang mencatat semua pemasukan dan pengeluaran anda. Sehingga anda dapat memonitor kesehatan finansial anda. Accurate online adalah program akuntansi yang saat ini banyak digunakan dengan sekali klik anda dapat melihat laporan keuangan yang menunjukan kesehatan finansial anda. Silahkan mencoba link trialnya disini gratis 30 hari.

 

 

Close Menu