4 Cara Efektif Mengelola Pendapatan Pada Perusahaan Jasa

Mengelola pendapatan adalah kunci bagi setiap alur keuangan yang sehat. Baik untuk pribadi ataupun perusahaan, tata kelola pendapatan yang benar harus diperhatikan dengan seksama. Apalagi bagi perusahaan jasa dimana bentuk-bentuk pendapatan berbeda dengan perusahaan industri atau manufakturing, juga tidak sama dengan perusahaan dagang.

Pendapatan perusahaan jasa bersumber dari imbalan yang diberikan konsumen atas layanan yang diberikan. Secara umum, hal paling pokok yang mesti diperhatikan adalah bagaimana sebuah usaha jasa menangani berbagai macam kebutuhan konsumennya sampai pada kualitas layanan itu sendiri.

Tapi tentu, kepiawaian seorang manager dalam mengelola pendapatan usaha jasa sehingga semakin berkembang dari waktu ke waktu.

perusahaan jasa

 

4 Cara Mengelola Pendapatan Jasa

Ada cara-cara khusus yang harus ditempuh, berikut ini rangkumannya.

  • Alokasikan Pendapatan Dari Sumber Gaji dan Laba Perusahaan

Sebagai seorang pemilik perusahaan, tak jarang pula orang masih bekerja di tempat lain. Karenanya perlu disiplin dalam membuat alokasi pengeluaran. Jangan sampai dana perusahaan tercampur dengan gaji.

Karena itulah, perlu dibuat pembukuan sederhana agar bisa diketahui mana yang dana pribadi dan berasal dari gaji hasil bekerja serta mana yang adalah pendapatan perusahaan. Kalaupun ada kebutuhan yang sifatnya mendesak serta harus menggunakan uang perusahaan, catatlah berapa pinjaman tersebut dan harus disiplin untuk kemudian dikembalikan ke kas perusahaan.

  • Catat Proyeksi Arus Kas, Langkah Antisipasi Problem Keuangan

Bagi pemilik usaha bentuk apapun, termasuk perusahaan jasa, pailit atau kebangkrutan adalah hal yang sangat dihindari. Karenanya perlu dibuat catatan proyeksi arus kas. Dengan cara ini, maka akan diketahui seberapa besar pendapatan yang masuk serta pengeluaran, bahkan kapan ada pendapatan dalam bentuk kas, besarnya piutang atau hal lain.

Dengan membuat catatan semacam ini tujuannya adalah bisa mengambil antisipasi, sehingga bila dalam waktu tertentu akan ada kondisi yang menjadikan minus dalam hal pendapatan, maka solusi dapat ditemukan lebih dini.

  • Bedakan antara Rekening Pribadi dan Perusahaan

Alur keuangan yang bercampur antara pribadi dan perusahaan adalah salah satu awal dari problem finansial sebuah perusahaan. Karenanya untuk mengantisipasi hal tersebut perlu diterapkan perbedaan antara rekening pribadi dan perusahaan.

Dengan cara ini, maka diharapkan akan memberikan dampak untuk memudahkan pengelolaan pendapatan. Sebab seluruh arus keuangan untuk perusahaan dijalankan lewat satu pintu sementara demikian pula dengan arus pengeluaran pribadi. Harapannya tentu saja agar arus keuangan lebih terkontrol.

  • Buat Job Deskripsi yang Jelas Untuk Karyawan, Hindari Uang Menginap

perusahaan jasa

Perusahaan jasa juga punya karyawan. karenanya tetap perlu dilakukan management yang tepat. sebagai contoh antara akuntan dan kasir. perlu dipisah orang yang memegang uang dan yang membuat laporan keuangan karena itu akan menimbulkan kerancuan

Dan juga jangan biarkan uang kas terlalu lama dipegang karyawan baik dari penagihan atau hasil jualan. apalagi sampai di bawa pulang. sebaiknya urusan dikantor selesaikan di jam kantor.

demikianlah hal diatas tips – tips untuk mengelola keuangan anda. agar semakin disiplin dan terstruktur. hal diatas memang tidak perlu dilakukan sekali jalan. Yang penting niat yang kuat untuk disiplin menjalankanya.

 

 

Close Menu