Tips Mengatur Keuangan Usaha

Pada saat anda baru membuka usaha mungkin transaksi masih sedikit munkin anda belum ada kendala dalam mengatur keuangan. Tantangan muncul ketika bisnis anda sudah mulai berkembang. anda  perlu melihat bagaimana struktur bisnis anda diatur. lalu diperlukan untuk membuat rekening yang berbeda untuk keuangan pribadi dan perusahaan.

beberapa tips yang dapat diambil untuk mengatur keuangan usaha Anda secara efisien.

  1. Pertimbangkan bentuk bisnis, Pada saat awal membuka bisnis anda mungkin pendiri tunggal atau gabung dengan rekan. Saat usaha sudah mulai berkembang. anda sudah ada pertimbangan untuk membuat badan hukum. Hal ini akan memudahkan pembukaan rekening, menghemat uang melalui perlindungan pajak dan resiko keuangan lainnya
  2. Pisahkan Rekening Pribadi dan Rekening Perusahaan, Anda perlu memisahkan Rekening pribadi dan perusahaan. Apalagi jika anda berbadan hubung, sehingga lebih mudah untuk perhitungan pajak. Perhitungan keuangan anda lebih akurat. Dan ini hal ini sangat bermanfaat untuk mengevaluasi bisnis anda.
  3. Buat Janji dengan Akuntan Professional, akuntan profesional dapat membantu anda dalam merencanakan keuangan anda, investasi apa yang bagus, pilihan strategi bisnis. dapat menilai situasi pajak anda tahun lalu dan berapa pengeluran pajak yang dapat dikeluarkan tahun ini sehingga anda dapat menghindari denda pajak. Pengaturan keuuangan yang baik dan efektif dapat membantu anda melacak setiap arus transaksi.
  4. Berinvestasi di Software Akuntansi, dengan menggunakan software akuntnsi dapat mengehemat waktu anda, kegiatan seperti pengeluaran, pendapatan, pembuatan invoice, dan profil customer ataupun supplier. Dengan pertimbangan Softaware yang user friendly, online, dan Realtime.

Salah satu penyedia layanan Software accounting online yang banyak dipakai sekarang yaitu accurate online. anda dapat mencoba masa trial selama 30 hari disini. fitur yang sangat mudah dapat dipakai oleh siapa saja. dan kelebihan accurate antara lain sebagai berikut :

  1. dapat diakses kapanpun dan dimanapun
  2. membuat kegiatan bisnis seperti Pesanan penjualan, faktur penjualan, surat jalan dan pelunasan secara otomatis
  3. menyiapkan laporan keuangan dan terintegrasi dengan laporan yang lainnya.
  4. Disesuaikan dengan perpajakan di Indonesia.

 

 

Close Menu