Jurnal Produksi di Accurate Software

Banyak yang menanyakan kepada kami selaku penjual resmi accurate sumatera tentang bagaimana pengaplikasian jurnal untuk perusahaan yang bidang produksi, dibidang produksi apapun itu.

Sebelum menjalankan Fitur Produksi, persiapan awalnya yaitu :

  1. Terlebih dahulu Anda aktifkan Fitur Manufaktur dari Persiapan | Preferensi | Fitur | Modul Pabrikasi lalu Anda lengkapi akun default produksinya dari Persiapan | Preferensi | Akun Def. Produksi dimana Akun Beban untuk penampung biaya langsung produksi, Persediaan Dalam Proses untuk menampung material produksi selama masa produksi, dan Selisih Aktual dengan Standart untuk menampung jika ada selisih standart cost material & biaya langsung dengan nilai aktualnya.accurate, accurate software, program produksi, accurate produksi
  2. Anda input semua master Persediaan Bahan Baku, Persediaan Bahan Penolong, Persediaan Barang Setengah Jadi, Persediaan Barang Lain-Lain dan Barang Jadi dari modul Persediaan | Barang dan Jasa.
  3. Isi standart cost untuk semua barang yang tipe persediaannya bahan baku dan bahan penolong dari modul Daftar | Produksi | Harga Standart Persediaan.
  4. Isi juga Standart Biaya Langsung Produksi dari modul Daftar | Produksi | Daftar Standart Biaya Produksi.
  5. Isi formula produksi yang dimana ini berfungsi untuk mencatat pekerjaan yang sudah disertai dengan material dan biaya apa yang terkandung di dalamnya yang akan difungsikan nantinya untuk perlakuan SPK. Adapun pengisiannya Anda lakukan dari modul Pabrikasi | Formula Produksi.

Setelah perlakuan di atas tersebut, Anda bisa melanjutkan aktifitas produksinya yang dimulai dari :

  1. Input Pabrikasi | Perintah Kerja dimana setiap ada pekerjaan untuk membuat suatu produk, Anda terlebih dahulu harusnmembuat Surat Perintah Kerja (WO). Anda yang menentukan mau membuat barang apa dengan Formula yang sudah Anda buat sebelumnya atau dengan cara lain yaitu Pilih Pesanan (membuat barang yang dipesan Customer). Jika “Pilih Pesanan” otomatis Formula BOM yang diambil adalah Formula Sebelumnya. Standar Persediaan yang tampil di Surat Perintah Kerja ini adalah sesuai Standard Persediaan yang efektif berlaku pada saat itu begitupun juga untuk Standar Biaya Produksi, namun pada saat di WO ini juga Anda bisa merubah Formula yang sudah tersaji sebelumnya, perubahannya bisa untuk Kuantitas dan Biaya ataupun Barang yang akan digunakan.
  2. Input pengeluaran bahan baku untuk produksi dari modul Pabrikasi | Pengeluaran Bahan Baku. Perlakuan pencatatan Pengeluaran Bahan Baku dengan memilih WO mana yang ingin Anda keluarkan Bahan Material Produksi nya sehingga nilai account WIP bertambah dan stok persediaan bahan terpotong. Adapun Jurnal yang terbentuk dari pengeluaran bahan baku ini adalah akun WIP  (Dr) pada akun Persediaan Bahan Baku, Persediaan Penolong ataupun Persediaan Barang Setengah Jadi (Cr).
  3. Input Persediaan barang jadi saat barang yang diproduksi sudah selesai dan akan dimasukkan ke gudang untuk menambah stok. Di sini kita mencatat dari modul : Pabrikasi | Produk dan Bahan Baku Keluaran. Modul ini juga digunakan untuk mencatat pengembalian bahan baku sisa dari proses produksi tersebut. Dan Jurnal yang terjadi disini yaitu Akun Persediaan Barang Jadi atau Akun Barang Setengah Jadi (Dr) pada Akun WIP (Cr).
  4. Setiap akhir bulan Anda harus melakukan proses akhir bulan dengan cara : masuk ke modul Buku Besar | Proses Akhir Bulan. Proses ini berfungsi untuk mengalokasikan segala biaya langsung produksi secara aktual yang dialokasikan ke akun Variance yang sudah Anda pilih pada proses awal.accurate, accurate software, program produksi
Close Menu