Organisasi Bisnis vs Organisasi Nirlaba dalam Accurate

accurate, pembukuan akuntansi, pembukuan ukm, accurate online, accurate medan

Apakah pencatatan keuangan bisa dicatat di dalam program accurate? Sebelum menjawab terlebih dahulu Anda harus mengerti apa itu organisasi bisnis dan apa itu organisasi nirlaba. Suatu organisasi pada dasarnya bisa dibedakan menjadi dua kategori :

1. Organisasi bisnis/ komersial (swasta).

Organisasi ini merupakan sebuah organisasi yang bertujuan mendapatkan keuntungan sebanyak – banyaknya untuk pemiliknya. Semakin besar laba yang didapatkan oleh organisasi/ bisnis itu, bisa dikatakan organisasi tersebut semakin menarik secara finansial. Sehari – hari organisasi ini biasa disebut sebagai perusahaan, baik perusahaan perseorangan, persekutuan (CV), maupun perseroan terbatas (PT). Secara teknis bisnis seperti ini dimiliki oleh orang atau sekelompok orang.

 

2. Organisasi non komersil (sektor publik)

Organisasi non komersil merupakan organisasi yang tidak bertujuan mendapatkan keuntungan dan biasanya kegiatannya berhubungan dengan aktifitas sosial dan pelayanan masyarakat. Contohnya adalah lembaga pemerintahan, partai politik, yayasan, sekolah, universitas, rumah sakit dan organisasi sejenis lainnya. Dari sudut pandang kepemilikan, organisasi ini dimiliki secara kolektif oleh masyarakat/ publik. Atas dasar itu, organisasi ini dinamakan sebagai organisasi sektor publik. Kategori organisasi jenis ini, sebenarnya masih bisa diklasifikasikan lagi menjadi :

  • Lembaga Pemerintahan. Organisasi yang berhubungan dengan sub klasfikasi ini adalah organisasi pemerintahan, baik pemerintah pusat dan daerah.Pada bagian operasionalnya, organisasi ini diselenggarakan oleh pemerintah, dengan kata lain pengelolanya adalah pemerintah dan pemiliknya adalah warga negara.
  • Lembaga Non-pemerintah (Organisasi Nirlaba). Organisasi yang merupakan bagian dari subklasifikasi ini adalah organisasi yang didirikan oleh masyarakat, baik dalam bentuk yayasan, organisasi profesi, partai politik, maupun organisasi keagamaan. Dan jika kita lihat dari segi operasionalnya organisasi ini tidak mencari laba dan juga tidak diselenggarakan oleh pemerintah. Komponen pengelolanya merupakan orang – orang yang dipercaya oleh masyarakat, dan pemiliknya adalah masyarakat dan dipilih secara bersyarat.

Berdasarkan pembahasan di atas, kita bisa memahami bahwa karakterisitik organisasi nirlaba berbeda dengan organisasi bisnis. Perbedaan utamanya adalah pada cara organisasi tersebut memperoleh sumber daya dimana pada organisasi bisnis, sumber daya yang diperoleh dari modal seorang pemilik, sedangkan organisasi nirlaba memperoleh sumber daya dari sumbangan anggota atau masyarakat yang punya perjanjian baik yang mengikat maupun tidak mengikat.

Close Menu