Software Accounting Berpengaruh Pada Operasional Kontraktor

proyek, kontraktor, konstruksi, bangunan, tenaga bangunan

Kontraktor adalah sekelompok atau perorangan yang melakukan perjanjian dengan organisasi lain atau individu (pemilik) untuk konstruksi atau renovasi dari satu bangunan, jalan dan struktur lainnya.

Kontraktor digambarkan sebagai yang menandatangani perjanjian yang disebut sebagai pembangun untuk membuat rencana perjanjian pembangunan. Kontraktor bertanggung jawab untuk membuat rancangan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan dokumen perjanjian tertulis. Kontrak perjanjian biasanya meliputi perjanjian  persetujuan mencakup anggaran biaya, umum, kondisi tertentu, spesifikasi rancangan, semua ini dipersiapkan oleh kontraktor.

Kontraktor juga bertanggung jawab untuk menyediakan semua bahan baku utama, tenaga kerja, peralatan, dan jasa lainnya yang diperlukan untuk pembangunan proyek.

Dalam pencatatan pengakuan pendapatan kontraktor dalam pencatatan akuntansi ada 2 cara, yaitu :

  1. Metode penyelesaian Persentase

Metode Penyelesaian Persentase ini adalah metode yang dapat melihat perkembangan berapa persen proses penyelesaian proyek.  Jadi dapat melihat pendapatan dan laba kotor sesuai persentasi penyelesaian proyek.

  1. Metode Penyelesaian Kontrak

Metode ini adalah metode yang mencatat pendapatan dan laba kotor jika proyek yang dikerjakan telah selesai, sehingga tidak dapat melihat perkembangan penyelesaian proyek.

Ddalam pencatatan keuangan suatu pengerjaan proyek, yang termasuk dalam pencatatan biaya-biaya proyek terdiri dari :

  1. Biaya yang berhubungan langsung dengan kegiatan proyek, yaitu :
  • Biaya pekerja lapangan termasuk penyelia .
  • Biaya bahan yang digunakan dalam proyek.
  • Biaya pemindahan sarana, peralatan,dan bahan-bahan yang dari dan ke lokasi pelaksanaan konstruksi
  • Biaya rancangan dan bantuan teknis yang secara langsung berhubungan dengan proyek.
  1. Biaya yang dapat didistribusikan ke kegiatan konstruksi pada umumnya dan dapat dialokasikan kekonstruksi tertentu yang meliputi :
  • Asuransi proyek
  • Biaya rancangan dan bantuan tenis yang secara langsung berhubungan dengan proyek.
  • Biaya-biaya lain yang secara khusus dibayarkan sehubungan dengan proyek yang bersangkutan.

Nilai pengerjaan proyek  yang dikerjakan oleh kontraktor melalui surat kontrak yaitu :

  • Termin pembayaran kepada kontraktor sehubungan dengan tingkat penyelesaian proyek.
  • Kewajiban yang masih harus dibayar kepada kontraktor yang berhubungan dengan pengerjaan yang telah diterima tetapi belum dibayar pada tanggal pelaporan.
  • Pembayaran pada kontraktor atau pihak ketiga yang berhubungan dengan pelaksaan pengerjaan proyek.

Pencatatan yang harus dilakukan oleh kontraktor pada akhir periode akuntansi adalah :

  • Rincian kontrak proyek yang dikerjakan berikut tingkat penyelesaian dan jangka waktu penyelesaian.
  • Nilai kontrak proyek dan sumber pembiayaannya
  • Jumlah biaya yang dikeluarkan
  • Uang muka yang diterima
  • Retensi (biaya penahanan)

Untuk operasional kontraktor tersebut tidak lah mudah, mulai dari penginputan persentase proyek, biaya bahan dan material, dan gaji tenaga kerja. Untuk pehitungannya membutuhkan banyak waktu agar sesuai dengan budjet yang telah dianggarkan sebelumnya. Untuk itu maka kami memperkenalkan ACCURATE yaitu software akuntansi yang siap membantu anda dalam mencatat pembukuan proyek anda, terutama dalam persentase penyelesaian pekerjaan. Dan kegunaan umum dalam fitur proyek kontraktor yaitu :

  • Memudahkan dalam mencatat aktivitas pembangunan yang sedang dikerjakan, dengan adanya formulir – formulir yang telah disediakan.
  • Dapat melihat perkembangan dari proyek, berapa persen penyelesaian proyeknya.
  • Memberikan laporan aktual pada saat proses proyek
  • Perhitungan devisiasi harga pokok produk dicatat otomatis oleh ACCURATE
  • Dapat melihat dan memantau bahan baku yang dikeluarkan selama proses produksi.

accurate, modul accurate, proyek, kontraktor

Close Menu