Kebijakan Akuntansi di dalam Accurate

accurate, program accurate, program pembukuan

Program accurate merupakan program yang mencatat transaksi yang menghasilkan laporan keuangan tersaji secara real time. Accurate berjalan dengan basis windows. Oleh karena itu adapun kebijakan akuntansi di dalam accurate yaitu :

1. Penyusunan Laporan Keuangan

Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dan disajikan setiap akhir tahun

 

2. Kas Kecil

Untuk pengeluaran kas sehari -hari dalam jumlah Rp. 1.000.000 ke bawah digunakan dana kas kecil dengan sistem dana tetap (Imprest Fund System). Dana kas kecil akan diisi kembali pada setiap akhir bulan.

 

3. Kas di Bank

Untuk pengeluaran di atas Rp. 1.000.000 dibuatkan Perintah Penarikan Cek (PPC) semua penerimaan kas akan disetorkan ke bank pada hari diterimanya, dalam hal penerimaan kas merupakan hari sabtu & minggu akan disetorkan pada hari senin berikutnya.

 

4. Piutang Dagang

Untuk mengantisipasi piutang dagang yang tidak dapat ditagih perusahaan membentuk cadangan kerugian piutang. Cadangan kerugian piutang ditetapkan 5% dari saldo piutang dagang di akhir periode akuntansi. Pelanggan yang terlambat untuk melunasi hutangnya dikenai denda sebesar 1% dari saldo piutang.

 

5. Persediaan Barang Dagangan

Persediaan barang dagangan dinilai berdasarkan prinsip harga perolehan dengan metode rata-rata ataupun fifo yang dicatat secara metode perpetual.

 

6. Aset Tetap.

Aset tetap berwujud yang dimilikiperusahaan dicatat berdasarkan prinsip harga perolehan dan disusutkan dengan metode : metode garis lurus, metode saldo menurun untuk semua aset tetap. Begitupun untuk tanah yang tidak disusutkan. Tarif penyusutan disesuaikan dengan ketentuan perpajakan.

 

7. PPN Masukan dan PPN Keluaran

PPN keluaran (VAT Out) di offset dengan PPN Masukan (VAT In). Selisihnya adalah PPN kurang atau lebih bayar. PPN kurang bayar akan dibayar paling lambat akhir bulan berikutnya sebelum dilaporkan, sedangkan PPN lebih bayar dikompensasian pada masa pajak berikutnya.

 

8. Pembelian

Setiap transaksi pembelian akan diperhitungkan PPN Masukan dan PPnBM. Tarif PPN Masukan sebesar 10% dan PPnBM sebesar 10%. PPN Masukan dicatat dalam akun tersendiri, sedangkan PPnBM dikapitalisasikan sebagai harga pokok barang. Faktur Pajak diterima pada tanggal terjadinya pembelian.

 

9. Penjualan.

Setiap terjadi transaksi penjualan perusahaan menerbitkan Faktur Pajak dan memperhitungkan PPN Keluaran dengan tarif sebesar 10%.

 

 

Close Menu