PERHITUNGAN RAB PADA PROYEK KONTRAKTOR

proyek, accurate, RAB, perhitungan RAB

Pembangunan infrastruktur saat ini sangat  pesat. Namun, pembangunan itu sepertinya tidak terencana secara profesional karena tidak  memperhatikan kualitas. Kontraktor bukan tidak bisa bekerja profesional dan berkualitas, tetapi faktor biaya birokrasinya yang tinggi, semua biaya yang dikeluarkan rekanan, dibebankan terhadap pagu pekerjaan. Dengan membebankan biaya kepada pagu pekerjaan, tentu kualitas menjadi taruhannya.Untuk menghitung biaya – biaya dan anggarannya tidaklah mudah, karena harus membuat data yang konkrit. Untuk penghitungannya maka terlebih dahulu membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah suatu acuan atau metode penyajian rencana biaya yang harus dikeuarkan dari awal pekerjaan dimulai sampai pekerjaan tersebut selesai dikerjakan. Rencana biaya harus mencakup dari keseluruhan kebutuhan pekerjaan tersebut,baik itu biaya material atau bahan yang di perlukan, biaya alat (sewa atau beli), upah pekerja dan biaya lainnya yang diperlukan.

Secara garis besar RAB terdiri dari 2 komponen utama yaitu :

  1. Volume pekerjaan

Volume pekerjaan dapat diperoleh dengan cara melakukan perhitungan dari gambar rencana yang tersedia atau berdasarkan kebutuhan real di lapangan.

  1. Harga Satuan

Harga satuan didapat dari analisa harga satuan dengan mempertimbangkan banyak hal, diantaranya :

  • Bahan atau material

Dalam harga bahan harus sesuai dengan kondisi dilapangan dan harus turut memperhitungkan fluktuasi harga serta ketersediaan bahan atau material tersebut dipasaran. Selain itu, faktor susut atau faktor kehilangan material juga harus turut diperhitungkan mengingat hal terseb akan berpengaruh cukup besar pada biaya.

  • Upah Tenaga Kerja

Penetapan biaya tenaga kerja dipengaruhi beberapa  hal seperti, kondisi tempat kerja, lama waku kerja dan keterampilan tenaga kerja itu sendiri.

RAB memiliki fungsi yaitu :

  1. Owner
  • Sebagai alat bantu dalam menentukan besarnya biaya investasi atau biaya yang harus dikeluarkan untuk pembangunan atau pelaksanaan suatu pekerjaan.
  • Pengaturan perputaran biaya
  • Sebagai alat bantu dalam melakukan penilaian atau perbandingan dalam menentukan kelayakan harga penawaran dari kontraktor
  1. Fungsi RAB bagi kontraktor
  • Pada tahap lelang, RAB berfungsi sebagai estimasi harga dalam proses penawaran
  • Sebagai acuan dalam manajemen proyek dalam pengendalian keuangan proyek
  1. Fungsi RAB bagi konsultan
  • Sebagai alat bantu dalam menghitung kemajuan pekerjaan atau progres

Untuk perhitungan RAB tersebut tidak lah mudah, anda harus membuat daftar setiap bahan atau material, upah pekerja  dan alat yang digunakan.  Apabila anda melakukannya dengan manual, maka harus menggunakan waktu yang sangat lama, karena semua pengeluaran yang dilakukan harus sesuai anggaran yang akan diberikan. Jadi kami menawaran ACCURATE yang siap membantu anda dalam membuat Rencana Anggaran Biaya.  Dimana akan memudah kan anda memperhitungkan anggaran. Disamping itu juga, ACCURATE dapat membantu anda dalam mengontrol persentasi pekerjaan proyek anda, mengontrol material yang digunakan dan dapat menghasilkan laporan – laporan  laba/rugi proyek, anggaran proyek perpekerjaan, arus kas perproyek dan banyak lagi laporan yang dapat disajikan.

RAB, proyek, kontraktor, accurate, software

Tinggalkan Balasan

Close Menu